PSSI Selidiki Dugaan Rasialisme di Laga Indonesia vs Bahrain, Sanksi Disiapkan

- Penulis Berita

Kamis, 8 Mei 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSSI

PSSI

mediarelasi.id — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan sedang melakukan investigasi atas dugaan tindakan rasialisme yang terjadi saat pertandingan Indonesia melawan Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 25 Maret 2025. Laga tersebut merupakan bagian dari Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia dan berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Indonesia.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan adanya ujaran bernuansa rasial yang dilontarkan oleh oknum suporter. Tim investigasi tengah mengidentifikasi pelaku melalui berbagai sumber rekaman.

“Benar, ada indikasi ucapan rasis dari tribun. Saat ini kami sedang proses identifikasi,” ujar Arya dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan bahwa PSSI akan mencocokkan rekaman kamera pengawas dengan tayangan siaran langsung.

Baca Juga:  Hematokrit: Pentingnya Kadar Sel Darah Merah dan Kapan Perlu Diperiksa

Arya juga menyampaikan bahwa meskipun kamera CCTV stadion tidak dilengkapi audio, data visual akan tetap digunakan untuk mengidentifikasi individu yang terlibat.

“Kalau sudah terverifikasi, pelaku akan diberi sanksi tegas, termasuk larangan masuk stadion,” ujarnya.

Kasus dugaan rasialisme ini bukan yang pertama terjadi di dunia sepak bola nasional dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, pada pertandingan Liga 4 antara Persika Karanganyar dan Bintang Timur Atambua, suporter tuan rumah dilaporkan melontarkan hinaan berbau rasial kepada pemain tim tamu.

Baca Juga:  3 Rencana Unik Pramono Anung untuk Pecinta Hewan

Selain itu, dua pemain Malut United, Yakob dan Yance Sayuri, juga menjadi korban komentar bernada rasial di media sosial setelah timnya menang 1-0 atas Persib Bandung pada laga Liga 1, Jumat (2/5), di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Kedua pemain tersebut telah melayangkan somasi terhadap pelaku ujaran rasial di platform digital.

PSSI menyatakan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk diskriminasi di lingkungan sepak bola Indonesia, baik yang terjadi di stadion maupun di ruang digital.

Berita Terkait

Kepergian Diogo Jota: Sepak Bola Dunia Kehilangan Bintang Muda Portugal
Persiapan Piala Presiden 2025, Panitia Tinjau Dua Stadion Andalan
Yokohama FC vs Kawasaki Frontale: Duel Dua Kutub di Mitsuzawa Stadium
Adi Satryo Resmi Berkostum Arema FC untuk Musim 2025/2026
Trent Alexander-Arnold Tegaskan Tujuan Utama di Real Madrid Bukan Ballon d’Or
Piala Dunia Klub 2025: Oscar Ustari Jadi Pahlawan, Inter Miami Ditahan Imbang Al Ahly
Daftar Lengkap 27 Pemain Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2025, Ada Haaland dan Banyak Wajah Baru
Saddil Ramdani, Anak Muna yang Kini Berseragam Maung Bandung
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:22 WIB

Kepergian Diogo Jota: Sepak Bola Dunia Kehilangan Bintang Muda Portugal

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:16 WIB

Persiapan Piala Presiden 2025, Panitia Tinjau Dua Stadion Andalan

Minggu, 15 Juni 2025 - 13:02 WIB

Yokohama FC vs Kawasaki Frontale: Duel Dua Kutub di Mitsuzawa Stadium

Minggu, 15 Juni 2025 - 12:57 WIB

Adi Satryo Resmi Berkostum Arema FC untuk Musim 2025/2026

Minggu, 15 Juni 2025 - 12:46 WIB

Trent Alexander-Arnold Tegaskan Tujuan Utama di Real Madrid Bukan Ballon d’Or

Berita Terbaru