Lansia Jemaah Haji dari Jember Alami Demensia, Ingat Sapi di Rumah dan Minta Pulang

- Penulis Berita

Minggu, 11 Mei 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah Haji

Jemaah Haji

mediarelasi.idDua calon jemaah haji asal Jember, Jawa Timur, membuat heboh di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo, Surabaya (AHESS), Sabtu (10/5), setelah menunjukkan gejala demensia dan bersikeras ingin pulang ke kampung halaman. Alasannya bukan karena takut naik pesawat atau rindu keluarga, melainkan karena ingat tugas memberi makan sapi.

Salah satu jemaah, Achmad Sadin (90), bahkan sempat berlari meninggalkan barak asrama sambil berteriak ingin kembali ke rumahnya di Tempurejo.

“Beliau berusaha keluar dari area asrama, teriak-teriak ingin pulang,” kata dr. Mochamad Gesta Robi Farmawan, Ketua Tim Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Minggu (11/5).

Sementara itu, Enjo Endin Parmo (70), jemaah lain dari Jenggawah, Jember, tampak gelisah karena merasa belum memberi pakan sapi-sapi peliharaannya. Ia bahkan menyatakan ingin mencari rumput sebagai bekal ternaknya sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga:  Usulan Vasektomi Jadi Syarat Bansos? Pemerintah Masih Timbang-Timbang

Achmad Sadin kini tengah dirawat di RS Jiwa Menur Surabaya, sedangkan Enjo Endin masih dalam pengawasan tim medis di klinik Asrama Haji. Keduanya tergabung dalam kloter 32.

Menurut Gesta, kondisi demensia semacam ini kerap dialami jemaah lanjut usia, terlebih saat harus beradaptasi di lingkungan baru.

“Biasanya dipicu kecemasan akut. Ketika bingung dan tidak nyaman, mereka mencari alasan agar bisa pulang,” jelasnya.

Gesta menyebut tim kesehatan sudah melakukan berbagai langkah preventif, namun gejala seperti ini masih kerap muncul. Oleh karena itu, pengawasan ekstra terhadap lansia sangat diperlukan dalam pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga:  Skandal di RSHS Jadi Alarm Nasional, Kemenkes Dorong Reformasi Sistem Pengawasan

Ia juga menyarankan agar jemaah dengan demensia yang cukup parah dipertimbangkan untuk dibadalkan hajinya.

“Kalau memang sudah tidak memungkinkan, bisa dibadalkan ke anak atau keluarga. Jangan dipaksakan, demi kemanusiaan,” ujarnya.

PPIH juga mendorong agar ada kebijakan khusus dalam tata kelola jemaah dengan gangguan kognitif, untuk menjamin keselamatan sekaligus menghormati hak-hak lansia.

Hingga Sabtu malam, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 30 kloter dengan total 11.381 jemaah, atau sekitar 30 persen dari kuota keseluruhan sebanyak 36.845 jemaah.

Berita Terkait

Legislator: Produk Impor Ilegal Jadi Ancaman Serius bagi UMKM
Indonesia Lanjutkan Pembicaraan Terkait Tarif Impor AS di Era Trump
Lemhannas Analisis Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Ketahanan Nasional dan Ekonomi RI
MBG Mentah Saat Libur Sekolah Belum Ada Keputusan Resmi
TNI AL Amankan Upaya Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster di Sumbawa
RUPST 2025: Lippo Karawaci Umumkan Direksi dan Komisaris Baru, Catat Kinerja Positif di 2024
Ketegangan Iran-Israel Bayangi Pasar, Sektor Energi dan Emas Jadi Sorotan
Rosan Roeslani: Investasi Diproyeksikan Jadi Lokomotif Baru Ekonomi Nasional
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:26 WIB

Legislator: Produk Impor Ilegal Jadi Ancaman Serius bagi UMKM

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:30 WIB

Indonesia Lanjutkan Pembicaraan Terkait Tarif Impor AS di Era Trump

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:44 WIB

Lemhannas Analisis Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Ketahanan Nasional dan Ekonomi RI

Kamis, 19 Juni 2025 - 09:37 WIB

MBG Mentah Saat Libur Sekolah Belum Ada Keputusan Resmi

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:31 WIB

TNI AL Amankan Upaya Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster di Sumbawa

Berita Terbaru