Jelang Nataru, Mentan Andi Amran Tegaskan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil

- Penulis Berita

Senin, 23 Desember 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Nataru, Mentan Andi Amran Tegaskan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil

Jelang Nataru, Mentan Andi Amran Tegaskan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil

mediarelasi.idMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan bahan pangan untuk perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dalam kondisi aman. Stok pangan utama, seperti beras, telur, ayam, dan cabai, mencukupi kebutuhan masyarakat, bahkan menunjukkan tren penurunan harga di beberapa daerah.

“Syukur Alhamdulillah, stok pangan kita terjaga dengan baik. Beras, misalnya, tersedia hingga dua juta ton berkat kerja sama dengan Perum Bulog. Di sisi lain, harga cabai di beberapa wilayah turun drastis, hanya Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram,” kata Andi Amran dalam konferensi pers, Senin (23/12/2024).

Selain memastikan ketersediaan pangan, pemerintah juga mengambil langkah strategis untuk mendukung sektor pertanian pada 2025. Distribusi pupuk dijadwalkan dimulai pada 1 Januari 2025, menggunakan sistem berbasis KTP untuk mempermudah akses petani.

“Kami pastikan pupuk tersedia tepat waktu. Dengan KTP, petani bisa langsung mendapatkannya di kios-kios yang sudah disiapkan,” tegas Andi Amran.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih: Inovasi Baru untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Fokus pada Swasembada dan Peningkatan Produksi

Memasuki 2025, Kementerian Pertanian menargetkan swasembada pangan dan penguatan sektor pertanian melalui berbagai program prioritas. Di antaranya adalah pengembangan biofuel, hilirisasi produk pertanian, dan peningkatan konsumsi pangan bergizi.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan hasil panen November hingga Desember meningkat, memberikan optimisme terhadap proyeksi panen awal tahun depan. Meski menghadapi tantangan seperti banjir di beberapa wilayah, Andi Amran yakin dampaknya terhadap 7,4 juta hektare lahan pertanian nasional tetap terkendali.

“Kami terus melakukan mitigasi risiko untuk memastikan keberlanjutan produksi. Perbaikan irigasi bersama Kementerian PUPR, program cetak sawah baru, dan penyediaan alat mesin pertanian akan mempercepat pencapaian target,” jelasnya.

Komitmen Terhadap Stabilitas Harga dan Distribusi Merata

Baca Juga:  Buka Puasa Bersama KWI, Hj Shinta Nuriyah dan Anak Yatim Gaungkan Pesan Kedamaian dan Persatuan

Untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Nataru, pemerintah terus memantau distribusi dan memastikan pasokan mencukupi hingga pelosok negeri. Harga bahan pokok seperti telur, ayam, dan cabai cenderung stabil, bahkan turun di beberapa daerah.

Andi Amran juga menepis kekhawatiran akan ketersediaan pupuk dan distribusinya. “Tidak boleh ada hambatan bagi petani dalam mendapatkan pupuk. Kami pastikan mereka bisa fokus meningkatkan produksi tanpa terganggu masalah distribusi,” ujarnya.

Optimisme Menghadapi 2025

Dengan langkah-langkah strategis yang telah disusun, Kementerian Pertanian optimis dapat mengamankan kebutuhan pangan nasional untuk momen Nataru dan mencapai target swasembada pangan pada 2025 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga mendorong inovasi di sektor pertanian. Semua ini demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional,” tutup Andi Amran.

Berita Terkait

Legislator: Produk Impor Ilegal Jadi Ancaman Serius bagi UMKM
Indonesia Lanjutkan Pembicaraan Terkait Tarif Impor AS di Era Trump
Lemhannas Analisis Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Ketahanan Nasional dan Ekonomi RI
MBG Mentah Saat Libur Sekolah Belum Ada Keputusan Resmi
TNI AL Amankan Upaya Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster di Sumbawa
RUPST 2025: Lippo Karawaci Umumkan Direksi dan Komisaris Baru, Catat Kinerja Positif di 2024
Ketegangan Iran-Israel Bayangi Pasar, Sektor Energi dan Emas Jadi Sorotan
Rosan Roeslani: Investasi Diproyeksikan Jadi Lokomotif Baru Ekonomi Nasional
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:26 WIB

Legislator: Produk Impor Ilegal Jadi Ancaman Serius bagi UMKM

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:30 WIB

Indonesia Lanjutkan Pembicaraan Terkait Tarif Impor AS di Era Trump

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:44 WIB

Lemhannas Analisis Dampak Konflik Iran-Israel Terhadap Ketahanan Nasional dan Ekonomi RI

Kamis, 19 Juni 2025 - 09:37 WIB

MBG Mentah Saat Libur Sekolah Belum Ada Keputusan Resmi

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:31 WIB

TNI AL Amankan Upaya Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster di Sumbawa

Berita Terbaru