Insentif Motor Listrik 2025 Masih Dikaji, Penyerapan Pasar Mengalami Penurunan

- Penulis Berita

Kamis, 22 Mei 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Motor Listrik

Motor Listrik

mediarelasi.idKementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah meninjau ulang kelanjutan insentif pembelian motor listrik untuk tahun 2025. Program yang sebelumnya memberikan potongan harga hingga Rp 7 juta terbukti mampu mendorong pertumbuhan kendaraan listrik roda dua, namun tren penyerapan kini menunjukkan penurunan.

Hingga April 2025, data dari Surat Tanda Registrasi Uji Tipe (SRUT) Kementerian Perhubungan mencatat populasi motor listrik di Indonesia mencapai 81.113 unit. Program subsidi yang dimulai pada 2023 sempat menciptakan lonjakan signifikan. Kala itu, sebanyak 11.532 unit motor listrik disalurkan melalui program insentif berdasarkan data dari platform Sisapira.

Tahun 2024 menjadi puncak distribusi, di mana sebanyak 62.541 unit motor listrik tersalurkan, seiring meluasnya pilihan model kendaraan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi. Lonjakan tersebut menjadi indikator kuat bahwa kebijakan insentif berhasil menarik minat konsumen.

Baca Juga:  Iveco Kenalkan Truk Off-Road T-Way di Indonesia untuk Dukungan Transportasi Berkelanjutan

“Kenaikan signifikan ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan insentif pembelian motor listrik berbasis baterai,” ujar Mahardi Tunggul Wicaksono, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, dalam pernyataannya di Jakarta.

Namun, refleksi dari tahun pertama pelaksanaan di 2023 menunjukkan bahwa penyerapan awal sangat rendah—hanya 5,7 persen dari kuota 200 ribu unit yang tersedia. Saat itu, kriteria penerima manfaat cukup terbatas, sehingga menghambat adopsi massal. Baru menjelang akhir tahun, pemerintah melonggarkan persyaratan, memperbolehkan siapa pun dengan satu KTP untuk membeli satu unit kendaraan bersubsidi.

Pada 2024, kebijakan ini dilanjutkan, meski dengan kuota yang lebih kecil: 50 ribu unit, ditambah 10.700 unit menjelang penutupan program. Meski demikian, jika digabung dengan penjualan unit non-subsidi, capaian saat ini masih jauh dari target ambisius pemerintah. Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian No. 6 Tahun 2022, Indonesia menargetkan populasi kendaraan listrik roda dua dan tiga mencapai 6 juta unit pada 2025.

Baca Juga:  Bluetooth: Si Kecil Serbaguna yang Mengubah Cara Kita Terkoneksi

Tantangan ini mendorong Kemenperin untuk mempertimbangkan kelanjutan dukungan insentif di masa mendatang. Menurut Mahardi, langkah insentif tetap diperlukan demi memperkuat transisi ke kendaraan ramah lingkungan serta menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang lebih mapan di Indonesia.

“Insentif semacam ini masih sangat relevan. Tapi karena ini kebijakan strategis, perlu pembahasan lebih lanjut antar kementerian,” jelasnya.

Hingga kini, industri motor listrik dalam negeri mencatat 63 pabrikan terdaftar dengan total kapasitas produksi tahunan mencapai 2,28 juta unit. Investasi yang digelontorkan tercatat sebesar Rp 1,13 triliun—sebuah angka yang menandakan potensi pertumbuhan industri ini masih terbuka luas jika ekosistem dan kebijakan terus diperkuat.

Berita Terkait

Sunway Medical Centre Perluas Layanan untuk Pasien Indonesia dengan Kantor Penghubung di Jakarta
Bolu Meranti Tekan Biaya Energi hingga 50% Berkat Gas Bumi PGN
Disiksa Berjam-jam! Begini Ketatnya Uji Ketahanan iPhone di Lab Apple
Dukung Industri Baterai dan Kendaraan Listrik, SPSL Perkuat Layanan Logistik Terintegrasi
Menkomdigi Tegaskan Pentingnya Ruang Siber dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa
Suzuki Perkenalkan Fronx, SUV Ringkas Hybrid dengan Fitur Keamanan Lengkap
Sprint Asia Dorong Loyalitas Pelanggan yang Berkelanjutan di Loyalty Summit 2025
Kenapa Banyak Pesawat Berwarna Putih? Ini 5 Alasan Utamanya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:04 WIB

Sunway Medical Centre Perluas Layanan untuk Pasien Indonesia dengan Kantor Penghubung di Jakarta

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:47 WIB

Bolu Meranti Tekan Biaya Energi hingga 50% Berkat Gas Bumi PGN

Senin, 16 Juni 2025 - 13:08 WIB

Disiksa Berjam-jam! Begini Ketatnya Uji Ketahanan iPhone di Lab Apple

Sabtu, 14 Juni 2025 - 17:45 WIB

Dukung Industri Baterai dan Kendaraan Listrik, SPSL Perkuat Layanan Logistik Terintegrasi

Jumat, 30 Mei 2025 - 08:31 WIB

Menkomdigi Tegaskan Pentingnya Ruang Siber dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Berita Terbaru