Dua Raksasa Terpeleset: AC Milan dan Manchester United Absen dari Eropa Musim Depan

- Penulis Berita

Kamis, 22 Mei 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manchester United

Manchester United

mediarelasi.idMusim 2024/2025 menjadi titik nadir bagi dua klub elite Eropa—AC Milan dan Manchester United. Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, kedua tim harus menerima kenyataan pahit: gagal lolos ke kompetisi Eropa di musim berikutnya.

Kegagalan ini bukan hanya menyentuh aspek prestasi, tetapi juga membawa konsekuensi besar dari sisi finansial dan strategi jangka panjang klub. Dua kekuatan besar sepak bola Eropa ini kini dituntut untuk melakukan pembenahan total.

Milan Kandas di Dua Kompetisi

AC Milan yang sempat diharapkan bisa menyelamatkan musim lewat jalur Coppa Italia, harus gigit jari usai kalah tipis 0-1 dari Bologna di final. Di Serie A sendiri, performa Rossoneri juga jauh dari harapan. Kekalahan 1-3 dari AS Roma di pekan ke-37 memastikan mereka tergelincir ke posisi ke-9, dan praktis tertutup peluang untuk tampil di kompetisi Eropa 2025/2026.

Baca Juga:  Amorim dan Postecoglou Tetap Tenang Jelang Final Liga Europa Meski Dihantui Tekanan

Manajer Sergio Conceicao, yang sempat memberi harapan lewat gelar Piala Super Italia, mengakui musim ini sebagai kegagalan besar dan menyerukan persatuan untuk membangun ulang tim.

United, Terburuk dalam Setengah Abad

Di sisi lain, Manchester United juga mengalami musim yang mengecewakan. Kekalahan 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa menutup jalan mereka ke Liga Champions. Di Premier League pun, mereka hanya mampu bertengger di peringkat ke-16, pencapaian terburuk klub dalam lebih dari 50 tahun.

Manajer Ruben Amorim bahkan secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk mundur jika memang dibutuhkan, mencerminkan krisis kepercayaan yang tengah melanda Old Trafford.

Baca Juga:  Marc Klok: “Back to Back” Juara, Sebuah Momen Bersejarah untuk Persib dan Bobotoh

Dampak Besar di Balik Ketidakhadiran

Ketiadaan kedua tim ini di panggung Eropa bukan sekadar statistik. Pendapatan dari hak siar, sponsor, dan laga kandang dipastikan terpangkas drastis. Bagi AC Milan, absennya kompetisi Eropa berarti penyesuaian besar dalam strategi belanja pemain dan perencanaan skuad. Begitu pula dengan MU, yang harus berpikir ulang tentang arah dan struktur manajerial klub ke depan.

Langkah Selanjutnya

Bagi Milan, fokus musim depan akan tertuju pada kebangkitan di Serie A dan peremajaan tim. Sedangkan bagi United, tantangannya lebih besar—membangun ulang fondasi klub dan memulihkan kepercayaan dari suporter yang semakin kritis.

Keduanya kini berdiri di persimpangan jalan, dan hanya strategi jangka panjang yang solid yang bisa membawa mereka kembali ke level kompetitif Eropa.

Berita Terkait

Kepergian Diogo Jota: Sepak Bola Dunia Kehilangan Bintang Muda Portugal
Persiapan Piala Presiden 2025, Panitia Tinjau Dua Stadion Andalan
Yokohama FC vs Kawasaki Frontale: Duel Dua Kutub di Mitsuzawa Stadium
Adi Satryo Resmi Berkostum Arema FC untuk Musim 2025/2026
Trent Alexander-Arnold Tegaskan Tujuan Utama di Real Madrid Bukan Ballon d’Or
Piala Dunia Klub 2025: Oscar Ustari Jadi Pahlawan, Inter Miami Ditahan Imbang Al Ahly
Daftar Lengkap 27 Pemain Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2025, Ada Haaland dan Banyak Wajah Baru
Saddil Ramdani, Anak Muna yang Kini Berseragam Maung Bandung
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:22 WIB

Kepergian Diogo Jota: Sepak Bola Dunia Kehilangan Bintang Muda Portugal

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:16 WIB

Persiapan Piala Presiden 2025, Panitia Tinjau Dua Stadion Andalan

Minggu, 15 Juni 2025 - 13:02 WIB

Yokohama FC vs Kawasaki Frontale: Duel Dua Kutub di Mitsuzawa Stadium

Minggu, 15 Juni 2025 - 12:57 WIB

Adi Satryo Resmi Berkostum Arema FC untuk Musim 2025/2026

Minggu, 15 Juni 2025 - 12:46 WIB

Trent Alexander-Arnold Tegaskan Tujuan Utama di Real Madrid Bukan Ballon d’Or

Berita Terbaru