Kahiyang Ayu Tinjau Produksi Ulos Tradisional di Samosir

- Penulis Berita

Rabu, 7 Mei 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulos

Ulos

mediarelasi.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, melakukan kunjungan kerja ke Galeri Ulos Hutaraja di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Dalam kunjungan tersebut, Kahiyang meninjau langsung proses produksi kain ulos yang masih dikerjakan secara manual oleh para perajin setempat. Ia berdialog dengan sejumlah penenun mengenai proses produksi, motif, serta nilai budaya yang terkandung dalam setiap helai ulos.

Salah satu penenun, Valen Boru Situmorang, menjelaskan bahwa pembuatan ulos masih dilakukan secara turun-temurun. Ia menyebutkan bahwa durasi pengerjaan kain tergantung pada tingkat kompleksitas motif dan jumlah warna yang digunakan.

Baca Juga:  Gunung Marapi Erupsi, Zona 3 Km dari Kawah Verbeek Steril!

“Jika motifnya sederhana, waktu pengerjaannya bisa lebih singkat. Namun untuk ulos dengan banyak warna dan detail, prosesnya bisa jauh lebih lama,” ujar Valen.

Ketua Galeri Ulos Hutaraja, Mariani Boru Simarmata, menambahkan bahwa sejumlah motif lama seperti Ulos Bolean, Ulos Suri-suri Ganjang, dan Ulos Sibolang masih diproduksi, namun kini telah dikreasikan ulang dengan variasi warna dan desain yang lebih modern.

“Pewarnaan ulos saat ini tidak hanya menggunakan bahan alami, tetapi juga bahan sintetis untuk menyesuaikan dengan permintaan pasar,” ujar Mariani.

Baca Juga:  Pemeriksaan Lanjutan Kasus Suap Eks Bupati Cirebon, KPK Panggil Empat ASN

Selama kunjungan, Kahiyang juga diberi kesempatan mencoba alat tenun tradisional yang disebut boban. Alat ini digunakan untuk menyatukan benang menjadi lembaran kain. Aktivitas tersebut turut menjadi bagian dari pengenalan langsung terhadap metode tenun khas Batak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, Kahiyang turut membeli delapan helai kain ulos, termasuk jenis Ulos Bolean yang umum digunakan dalam acara adat oleh laki-laki dari kalangan tertentu.

Program kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Dekranasda Sumut dalam rangka mendorong promosi dan keberlangsungan kerajinan tradisional sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif daerah.

Berita Terkait

Hari Kedua Bina Desa 2025: Kolaborasi Sehat, Literasi Hukum, dan Penguatan Petani
Bina Desa 2025 HMPSIH UNPAR: Mahasiswa Hukum Turun Tangan dalam Penguatan Sosial dan Hukum Masyarakat Desa
Angin Segar Transportasi Udara Jember: Bandara Notohadinegoro Aktif Lagi Mulai 17 Agustus
BMKG Catat Gempa M 4,7 di Laut Talaud, Sulawesi Utara
Pertamina Gandeng Seruni Bangun 16 Titik Air Bersih di Sragen
Pemprov DKI Ringankan Pajak Hotel dan Restoran, Bebaskan Denda PKB hingga Akhir Agustus
Kecelakaan Maut di Tol Pasuruan Probolinggo, Polisi Telusuri Penyebab Tabrakan
Polisi Kejar Lima Otak Utama Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp9,2 Miliar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 19:01 WIB

Hari Kedua Bina Desa 2025: Kolaborasi Sehat, Literasi Hukum, dan Penguatan Petani

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:50 WIB

Bina Desa 2025 HMPSIH UNPAR: Mahasiswa Hukum Turun Tangan dalam Penguatan Sosial dan Hukum Masyarakat Desa

Senin, 11 Agustus 2025 - 13:43 WIB

Angin Segar Transportasi Udara Jember: Bandara Notohadinegoro Aktif Lagi Mulai 17 Agustus

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:30 WIB

BMKG Catat Gempa M 4,7 di Laut Talaud, Sulawesi Utara

Kamis, 19 Juni 2025 - 09:50 WIB

Pertamina Gandeng Seruni Bangun 16 Titik Air Bersih di Sragen

Berita Terbaru